Sunday, July 29, 2018

Tanggapan Nomor 9 sd 11 (Semua Jenis Bahasa itu Indah)

Mungkin Bahasa Arab bahasa indah. (9) Tetapi Allah ingin kita berdoa dan bershalat dalam bahasa ibu (bahasa hati).(10) Allah mengerti semua bahasa. Ia ingin kita berdoa dengan penuh pengertian.  
Kata-kata hafalan yang tidak kita mengerti tidak berarti di hadapan Allah. (11)
=====================================================
(9). Bahasa adalah alat komunikasi sebagai karunia Allah kepada makhlukNya. Dan semua bahasa itu adalah Indah. Bahasa hewan pun adalah indah. Sekalipun manusia tidak tahu arti lafaznya, tetapi karena karunia dan izin Allah, ada manusia yang ternyata bisa memahami dan mengerti bahasa Hewan.
(10). Mana ayat AlKitab yang menyatakan adanya bahasa hati itu?? Beginilah Kebiasaan HOAX anda.
(11). Apapun di dunia ini tidak berarti di hadapan Allah Swt. Termasuk segala yang ada pada diri manusia. Budi-bahasa dan kata-kata manusia untuk manusia sendiri. Allah tidak butuh kepada manusia. Apatah lagi Cuma sekelompok manusia seperti anda. Tetapi Manusia yang butuh kepada Allah. Itu pasti.
Semua Kaum Muslim yang mengamalkan Ibadah Shalat, memahami dan mengerti apa yang mereka amalkan. Kalimat-kalimat yang diucapkan dalam bahasa wahyu yang dituntun dalam bahasa Arab, karena berulang dan tetap, maka otomatis terhafalkan. Namun yang paling penting adalah loyal dan thaat mengikuti tuntunan, dan itu sebagai cara berkomunikasi dengan Tuhan. lalu ngapain juga anda jadi sewot. Anda mungkin tahu artikata dalam bahasa Arab, tapi anda tidak mengerti dan tidak paham, bahasa yang diucapkan dalam shalat, karena anda tidak pernah shalat. Anda hanya tahu bertepuk tangan dan menyanyi di Gereja, sambil meneteskan air mata karena rasa haru.  Sama saja dengan penonton fanatik sepak bola, mereka terharu meneteskan air mata saat tim sepak-bola andalannya memasukkan goal. Mungkin Itulah bahasa hati, yang anda maksudkan.
          Ternyata Tidak ada bedanya antara  “anda” dengan “Abu-Lahab”, atau “Abu Jahal”, hanya saja mereka itu Arab, sedangkan anda bukan Arab. Tetapi anda sok tahu bahasa Arab. Namun tidak mengerti bahasa dalam shalat. Karena memang anda tidak pernah shalat. Dan tidak akan pernah anda melaksanakan shalat. Kecuali jika anda taubat.

1 comment:

  1. Betul sekali. Bahwa Abu Lahab dan Abu Jahal, kedua orang ini, memang cukup terkenal di zaman Nabi Saw. Abu Lahab bersama isterinya adalah musuh bebuyutan Islam. Ia disebutkan dalam AlQur'am pada satu surah khusus yakni: Surah Al-Lahab (QS:111).
    Sedangkan Abu Jahal, dikenal sebagai Paman Nabi Saw., yang banyak berjasa membela Nabi Saw, dari serangan Kaum Musyrikin Mekah. Tetapi Beliau tidak masuk Islam. Padahal Nabi Saw, mengajaknya, dan sangat mengharapkannya.
    Kedua orang ini sama-sama orang arab, pasti tahu bahasa arab. Namun mereka tetap tidak masuk Islam.
    Jika dibanding-bandingkan gaya berfikir Kaum Buletin Isa dan AlFatihah, maka kurang lebih sama dengan kedua tokoh itu. Hanya saja kedua tokoh yg disebutkan di atas, hidup di zaman Nabi Saw, dan mereka adalah orang arab. Sedangkan kaum penyusun Buletin Isa dan AlFatiohah, tidak seperti itu. Namun derajat Kemusyrikannya sama.
    Kaum Muslimin harus extra hati-hati membaca Buletin Isa dan AlFatihah.

    ReplyDelete