=================================================================================
Kewajiban shalat dengan menggunakan satu bahasa saja berbeda dengan ajaran Kitab Allah. (4)
=================================================================================
(4). Ajaran Kitab Allah? yang Mana anda maksudkan shalat berbeda dengan ajaran Kitab Allah?? Apakah itu AlKitab anda?? Mana bukti berdasarkan ayat AlKitab tersebut, sehingga anda berucap seperti itu. Ini hoax untuk mengelabui Kaum Muslimin. Tuntunan Shalat dalam menggunakan Bahasa Wahyu, wajib ditaati oleh Kaum Muslimin, itulah yang dinamakan loyal. (سَمِـــعْنَا وَ أَطَعْـــناَ ). Sudah merupakan Kehendak Allah Swt, menurunkan Wahyu dalam Bahasa Arab. Itu bukan urusan manusia. Tak perlu anda sewot. Tatacara dalam shalat, tidak pernah berubah sampai sekarang sejak 1400 tahun yang lalu. Termasuk bahasanya. Walaupun Sudah tua, tapi sudah teruji dan terbukti. Sedangkan anda baru lahir kemarin, belum cukup umur, masih anak-anak, anda lahir ke dunia hanya menemukan AlKitab yang memang sudah berbahasa Indonesia. Anda belum pernah melihat Injil dalam bahasa aslinya. Anda sok tahu. Natameme.
Disinilah kehebatan kaum Muslimin. Dalam pelaksanaan shalat, Seluruh Dunia Muslim melaksanakan shalat satu bahasa. Yaitu bahasa Wahyu. Memang Bahasa Wahyu tidak satupun manusia yang tahu tentang wujudnya. Sebab itulah WAHYU diturunkan kepada para Nabi sesuai bahasa kaumnya. Karena Itulah AlQur’an diturunkan dalam Bahasa Arab. Begitu juga Kitab lain diturunkan melalui Nabinya dalam bahasa yang dikuasai kaumnya. AlQur’an diturunkan dalam bahasa Arab, karena memang Nabi Muhammad sang penerima wahyu adalah orang Arab dari Suku Quraisy.
Nah,!! Apa masalahnya buat anda ?? Apakah anda sakit hati karena Muhammad Saw., bukan dari suku yang sama dengan suku anda ?? Dimana kerugian yang dialami sampai anda sedemikian getol mengajak kepada kaum Muslimin agar dalam shalat menggunakan bahasa lain, yang anda alihkan dengan istilah bahasa hati Allah??